Fase menuju dewasa sangat rumit dan sulit ya.
Itu yang saya rasakan saat ini.
Saya sedang menjalani dua fase yang berlangsung bersamaan.
Fase menuju dewasa dan fase yang dulu juga pernah saya rasakan yang kini saya rasakan lagi.
Yaitu fase dimana saya tidak percaya adanya perasaan cinta dan sayang.
Bukan karena baru dikecewakan.
Dikecewakan, bukan baru sekali saya rasakan, bukan juga beberapa kali, namun sering sekali.
Tapi kali ini, karena saya menemukan banyak hal baru di hidup saya.
Setelah berbagai hal yang saya jalani, mungkin bisa dibilang saya terpuruk lagi.
Kali ini bukan karena kebodohan saya, mungkin saya bisa bilang ini takdir supaya saya bisa lebih tegar lagi, lebih kuat lagi, lebih dewasa lagi dalam semua hal.
Bohong kalau saya berdiri sendiri, mungkin iya saya menjalankannya sendiri, tapi saya berdiri dengan sokongan sahabat yang selalu sabar mendengarkan semua detail hidup yang saya lewati.
Sahabat yang rela saya telfon saya ajak ngobrol kapanpun saya merasa sendirian.
Menurut saya perasaan cinta dan sayang sekarang sudah tidak terlalu menjadi hal utama setiap individu, yang utama adalah nafsu.
Entah itu nafsu uang, nafsu kekuasaan, nafsu seks ataupun nafsu apapun.
Saat kejujuran tidak bersisa. Saat manusia hidup tanpa hati dan semua terasa nyaman bahkan wajar.
Dengan hal itu semua cara menjadi halal.
Setiap orangpun punya cara yang berbeda dengan menghalalkan hal itu.
Saya tidak tau fase ini akan berlangsung berapa lama.
Tuhan tidak akan memberikan hal apapun diluar kekuatan manusia tersebut. Iya, saya percaya itu.
Tuhan Yang Maha Membolak-balikkan hati manusia. Seseorang pernah mengatakan hal itu khusus ke saya dan saya masih terus selalu ingat kalimat itu.
Ada banyak tanya yang tak terjawab yang dapat menjatuhkan rasa tegar.
Seolah kita tidak ada nilai disetiap sebab pertanyaan yang muncul.
Saya bukan orang yang mau mencari tau tentang banyak hal, itu sifat buruk? iya.
Itu karena saya percaya, kalau memang hal itu sudah seharusnya kita tau, tanpa dicari tau tentu ada saja cara bagaimana hal itu bisa saya ketahui. Pasti.
Saya terus mencoba berusaha menjadi manusia yang lebih baik.
Dulu saya adalah manusia dengan penuh curiga, akhir-akhir ini saya berusaha untuk menjadi manusia yang selalu positive thinking.
Tapi saya diingatkan agar jangan terlalu positive thinking terhadap segala hal, karena itu bisa menjadi kelemahan yang dimanfaatkan oleh orang lain yang picik.
Intinya semua hal jangan dilakukan secara terlalu.
Terlalu positive thinking terlalu percaya terlalu cinta terlalu sayang terlalu nafsu dan terlalu yang lainnya.
Semua hal yang berlebihan memang tidak ada baiknya.
Oh HI this is my first post on 2016 btw.
2016 will be hard I think. Penuh dengan masa transisi.
Untuk yang seperjuangan, selamat berjuang!
Honestly, menulis post ini dengan perasaan yang sangat kacau dan setelah sampai di kalimat ini I feel so much much better!
Handmade from Raisa recently on my spotify and her lyrics were inspired this post too.
X O X O
May 1, 2016
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment