Dari sedikit bercerita, bisa membuka jalan untuk tau banyak hal tentang orang itu bahkan diri kita sendiri atau bahkan kehidupan.
I'm a kind of person; gue gak akan mau cari tau cerita orang, kalau orang itu merasa gue mesti tau cerita itu, then they will tell without having to be asked.
You disagree? That's your problem anw;)
One day, I have a conversation(re:convo; at next) with closed friend of mine.
Yes, my posts are always inspired with by a simple convo/a small talk.
After a long convo in the car middle of Jakarta's traffic, I got a hilight of it;
"Kalo cerita sama lo gue ga langsung dinilai sama lo, ga langsung dijudge like
'yah itu mah elo yang....', 'lo sih.....', 'makanya.....' and blablabla.
Lo tuh mau dengerin sampe abis dulu, setelah tuh cerita abis lo palingan juga bakal kasih saran yang gak maksa"
Sebelumnya gue adalah tipe kalo ada orang curhat suka mutus ditengah dan nimpalin, atau ngomong 'elo sih......', 'itu mah elo yang.......', 'makanya.........' dan kalimat yang sok menggurui dan menyalahkan lainnya. Menyebalkan bukan? Yes, really.
Since I know its sucks, I tried to stop to do it.
I tryin' to listen the whole of story and after that I will ask, "you just need me to listen or give you a suggestion?" or if my very bestfriend just got a heartbreak, I will put that into a joke to make they calm first hehe. I know 'hidup gak sebercanda itu' but since they're my very bestfriend, I really know theirselves.
Now, I'll tell the reason why I do that.
First, I don't know their position when it happened.
Mereka bercerita saat itu semua sudah terjadi. SUDAH terjadi. Kalo sebelum kejadian mah bukan cerita namanya tapi rencana. Masa sih kita main menilai tanpa tau bener-bener gimana posisi mereka saat itu. Kan ga mungkin. Jadi gausah sotoy.
Second, people in this world is totally different.
Pikiran dan perasaan mau dibilang temen deket banget kek soulmate banget kek sohib banget kek ya gabisa disamain dong. Jadi jangan mikir temen kalian harus jadi kayak "harusnya lo tuh gini...." versi kalian.
KALAUPUN dimintain saran, KALAU loh, kalimatnya juga harus enak, jangan menggurui, jangan nyalahin, pokonya kalimatnya ya bikin mereka tenang dulu.
Why I wrote this post?
Karena semua orang gak melulu butuh saran. Ada waktunya mereka HANYA butuh didengar.
Coba deh posisinya ditukar.
Kita yang lagi punya masalah dan ingin bercerita. Pasti kalau didengar akan ada rasa lega meskipun secuil. Ya, secuil. Tapi kalau secuil itu menyentuh rasa lega, itu luar biasa.
Kadang solusi yang kita beri setelah mendengar cerita, itu bisa jadi menghakimi.
Siapa yang suka dihakimi? Bahkan orang yang bersalah pun tidak suka dihakimi.
I just want to sharing. Saya pun masih on the way menjadi manusia yang lebih baik. Masih banyak belajar dari sana sini, tapi memang kok pelajaran yang paling berharga memang dari hidup, dari pengalaman entah diri sendiri ataupun orang lain, mulai dari tersandung, terjatuh, tersungkur, terpuruk, bangun lagi, jatuh lagi, proses itu terus berulang sampai bisa bangun dan bisa kuat bahkan sudah merasa kuat tapi masih merasakan proses itu berulang. Namanya juga hidup.
Tapi akan lebih baik jika kita bisa menjadi manusia yang lebih baik bersama kan?

0 comments:
Post a Comment