November 1, 2012

guess what? my first short story(:

Posted by Annisa Rizki Erastiani at 1:20 AM 0 comments
re-arrange-ing my hard disk and guess what?! I found this! I can't believe that I've wrote this! honestly, it was for my assignment:p this short story inspired from my favorite writer, Sitta Karina, "Putri Hujan dan Ksatria Malam" and my experience. when I re-read this, I can't believe(again) I wrote this! eww! enjoy my first short story hehehehe(:


Peri itu Ciara

                “Brak!”, terdengar bunyi bantingan pintu keras. Suara itu dari kamar Ciara yang sedang mencari seragam sekolah swasta favorit di daerah Selatan itu. Sekolah yang fasilitasnya nomor satu dan setara dengan sekolah di luar negeri. Tentu murid di sekolah itu bukan orang sembarangan, tapi orang yang istimewa, salah satunya Ciara.
Setelah menemukan seragamnya, langsung ia mengambil kunci mobil dan langsung berangkat menuju ke sekolah. Maklum, orang tuanya sibuk bekerja, jadi tidak perlu repot pamit sebelum berangkat ke sekolah apalagi kakak laki-lakinya ada kelas pagi di kampus jadi makin bisa melenggang pergi.
Sesampainya di sekolah, Ciara langsung disambut oleh dua teman dekatnya, Inka dan Belladine. Mereka langsung heboh dan bilang kalau Hugo, cowok yang tidak “akan” pernah bisa akur sama Ciara ini, mencari Ciara. “Ra, Hugo nyariin lo tuh, lo berantem lagi sama dia? Gara-gara apa? Mukanya itu loh, ih serem!”, ujar Inka nyerocos sendiri. Ciara bingung, kenapa sih itu cowo selalu bikin ulah ke dia. Bel masuk berbunyi, akhirnya Ciara, Inka dan Belladine masuk ke kelas dan melupakan masalah Hugo yang tidak jelas itu.
Bel istirahat berbunyi, Hugo yang jadi bahan pembicaraan pagi ini datang ke Ciara. Dia tarik tangan Ciara dan tentu kayak yang dibilang Inka tadi, Hugo marah-marah ngebahas kenapa ada nama dia di blog Ciara dan apalagi itu bawa-bawa cerita masa lalunya waktu masih sama Qisti, sepupu Ciara yang pernah punya cerita manis dan lebih banyak pahitnya sama Hugo. “Ra, apaan maksud postingan blog lo ini?”, teriak Hugo sambil nunjukin print out postingan blog Ciara. “He?”, giliran Ciara yang bengong. “Itu kan... postingan lama. Kok lo baru baca? Lagipula lo tau blog gue darimana? Kalo lo tau postingan itu, berarti lo buka-bukain semua postingan di blog gue dong?”, Ciara tidak mau kalah dari Hugo dan sedikit emosi. Hugo diam, Mampus! Ketahuan deh nih kalo gue suka liat blog ini anak, umpat dia dalam hati. “Udah deh ya ga penting juga gue tau ini darimana, yang jelas gue gak suka ada nama gue apalagi bawa-bawa nama itu cewek dan cerita pahit gue sama dia. Ngerti?!”, teriak Hugo sambil ngeloyor pergi, dia tidak mau semuanya makin terbongkar. Inka dan Belladine bengong. Ciara makin emosi sesudah itu.
Karena moodnya sudah jelek, Ciara batal pergi sama Inka dan Belladine yang sebelumnya sudah direncanakan. Dia lebih memilih untuk di rumah buat balikin moodnya lagi. Bosan di kamar, akhirnya Ciara punya ide buat main sepeda di kompleknya. Baru sampai di depan gerbang rumahnya, dia sudah melihat Hugo lagi duduk disamping sepedanya di lapangan basket komplek bersama teman-temannya yang juga teman-teman Ciara di komplek meskipun mereka semua cowok. “Ih kenapa sih ada tuh cowok lagi, heran!”, gumam Ciara pelan. Dia bimbang mau tetap bersepeda atau bagaimana. Sayangnya kebimbangan Ciara itu membuat salah satu dari sekumpulan cowok itu menyadari keberadaan Ciara dan sepedanya itu. “Ciaraaa!! Gabung sini! Ngapain diem doang disitu daritadi”, teriak Anov dari lapangan. Ciara makin terdesak dan akhirnya dia pasrah menghampiri Anov yang termasuk teman curhatnya itu, meskipun disitu ada si makhluk nyebelin yang bernama Hugo! Ergh!
“Hai semuanya”, sapa Ciara. “Hallo cantik”, teriak mereka berbarengan kecuali Hugo. Dia melengos buang muka dan itu bikin Ciara makin mengibarkan bendera perang ke cowok ini apalagi setelah kejadian tadi pagi di sekolah. Rasanya pengen ngebom nih cowo, ujar Ciara dalam hati. “Ra,lo mau sepedaan? Kemana?”, tanya Owi. “Iya nih, gue lagi bete parah dan bosen jadi pengen sepedaan aja. Paling ke arah Citos, jadi kalo gue gak cape, gue bisa sekalian ke sana kan lumayan tuh hehe”, jawab Ciara panjang lebar. “Wih preman juga nih anak sendirian ke sana, mau ditemenin gak?”, Annov menawarkan diri. “Gak usah Nov, gue bisa sendiri kok. Gue jalan ya takut kesorean, daah semuanya”, Ciara langsung ngeloyor naik sepeda karena udah males liat si Hugo itu dan dia juga takut kesorean.
Hugo Cuma bisa liat Ciara pergi, dia khawatir sama Ciara, dia sendirian. Tentu dia seperti itu karena dia memang suka dan bahkan sayang sama Ciara. “Guys, gue cabut ya. Baru inget disuruh benerin kran sama nyokap, bye”, Hugo langsung ngeloyor pergi naik sepedanya dan semua yang disitu bingung. Satu harapan Hugo, dia masih bisa ngejar si gadis mungil nan cantik itu. Benar saja, baru sampai gerbang komplek dia masih melihat Ciara yang naik sepeda sambil dengerin lagu. Gak kerasa Hugo udah ngikutin Ciara sampai Citos, tujuan Ciara. Dia parkir sepeda dan masuk ke Citos lalu duduk di Starbucks dan memesan pesanan favoritnya, vanilla latte blended. Hugo akhirnya Cuma bisa melengos kesal, pengen kesitu juga, kehausan tapi itu mustahil bisa-bisa dia dimakan sama Ciara.
Dua jam kemudian, tepatnya sekarang sudah malam, Ciara keluar dari Citos. “Wah gila ya nih anak jam segini masih nekat mau naik sepeda, sendirian pula!” kesal Hugo. Akhirnya dia mengikuti Ciara lagi naik sepeda, karena dia tau daerah sini agak rawan kalau naik sepeda sendirian apalagi dia cewek. Benar saja, di ujung belokan ada sekumpulan anak seumuran mereka tapi rada gak jelas gayanya dan mereka nyamperin Ciara. Ciara bingung, gak mau berhenti genjot sepedanya tapi mereka makin nekat. Hugo langsung pengen nyamperin mereka tapi dia tidak boleh gegabah, salah-salah nanti malah dia ngebahayain Ciara. Pas udah ada salah satu dari mereka yang megang-megang tangan Ciara, Hugo langsung lari kesitu.“Heh! Ngapain lo megang-megang tangan cewek gue!”, teriak Hugo. “Oh ini cewek lo? Kenapa lo biarin sendirian. Kan sayang cewek cantik mulus gini”, kata salah satu dari mereka sambil megangin Ciara. Ciara Cuma bisa diem buat tahan nangis padahal dia setengah mati ketakutan. Hugo langsung menghajar mereka semua, untung pernah ikut karate, syukurnya dalam hati. Tapi salah satu dari mereka ada yang mengeluarkan pisau dan Ciara melihat itu. Dia langsung teriak ke Hugo, “Hugo awas!”, tapi terlambat pisau itu sudah menggores lengan Hugo, cukup dalam. Hugo teriak dan mereka semua kabur. Kini tinggal Hugo yang merintih kesakitan dan Ciara. Ciara bingung harus bagaimana, akhirnya dia tekan nomor untuk panggil ambulance dan dia memangku Hugo sekarang. “Hugo, sabar ya, Ciara udah panggil ambulance”, ucap Ciara lirih sambil menangis. Tidak lama kemudian ambulance datang.
Di rumah sakit, sudah ada kakak Ciara, Mas Diaz dan mama papa Hugo, dan juga Annov dan Owi. Ciara menceritakan kejadiannya ke Annov dan Owi. Ciara masih setengah shock. Tidak lama kemudian, dokter memberitahu Hugo sudah siuman dan Ciara langsung permisi untuk masuk ke dalam ruangan. Ciara masuk dan melihat Hugo yang tidur. “Hugo! Ngapain sih ngikutin gue? Kan lo jadi celaka kayak gini tau gak! Idiot!”, marah Ciara sambil menangis. Hugo sadar dan berusaha untuk senyum, “Ciara, kenapa masih marah-marah sih? Kan udah ditolongin”, jawab Hugo dengan susah payah karena sakit goresan tadi masih terasa perih. “Ya tapi kan lo jadi kayak gini. Harusnya gue yang disini, Go”. Hugo tersenyum sambil memegang tangan Ciara. “Yang penting peri kecil gue selamat, gak kenapa-kenapa”, Ciara kaget. Peri? Gak salah denger?
Mama Hugo masuk ke dalam ruangan. Menanyakan keadaan Hugo, tapi cuma sebentar karena harus kembali ke rumah lagi. Akhirnya Mas Diaz, Owi dan Annov yang gantian masuk. “Ciara, maafin Hugo ya”, ujar Hugo lirih. “Loh kenapa? Kok minta maaf, Go?”, ujar Ciara bingung. “Iya masalah yang Hugo marah-marah di sekolah itu. Hugo kan selalu baca blog kamu terus Hugo liat postingan lama eh Hugo nemuin itu, emosi. Hugo gak mau yang kamu inget itu cerita masa lalu aku sama Qisti. Aku maunya.......”, Hugo penuh misteri tidak menyelesaikan kalimatnya. “Maunya apa?”, tanya Ciara penasaran. “Maunya kamu posting cerita aku sama kamu”, jawab Hugo. “Yaudah Ciara pasti posting kok cerita yang ini”, Ciara polos. “Ih bukan, maksud aku, aku maunya cerita kita yang manis yang kamu posting di blog kamu. Aku sayang kamu peri kecil. Aku sering nyari ribut sama kamu karena aku pengen selalu deket kamu tau. Ciara mau ya jadi peri aku yang nemenin Hugo?”, jelas Hugo panjang lebar yang bikin Ciara Cuma bengong. Kaget. “Mmm...sebenernya Hugo nyebelin tapi Ciara suka, yaudah deh Ciara mau kok”, jawab Ciara gugup dan malu. “Ehm! Kita dianggap patung pajangan nih ya”, mas Diaz nyeletuk sambil diiringi tawa Owi, Hugo dan Annov. Akhirnya hari itu mereka resmi jadian, bukan sebagai musuh lagi, tapi sebagai kekasih.

September 23, 2012

eighteenth

Posted by Annisa Rizki Erastiani at 3:50 PM 2 comments


gak kerasa udah setahun yang lalu sweet 17th dinner and now I'm 18th!
semakin dewasa atau semakin sedikit umur kita?
tentu bagi gue harus semakin dewasa ya. mungkin ini bukan hari terindah, atau bahkan yang terburuk.
tanggal 19, yang ngucapin pertama kali orang yang gak pernah diduga, pagi-pagi mama dateng ke kost-an terus makan siang bareng, temen-temen ngucapin di kelas di 123 bbm di wall fb di mention twitter, kumpul sama keluarga buat makan malam, nyoba naik commuter line pertama kali cuma buat pulang ke rumah buat kumpul sama keluarga, bahagia itu sederhana kan?
gue tetep dapet kue tart favorit gue meskipun bukan dari orang yang di harapkan. kado? dari keluarga menyusul, tapi tas yang gue idam-idamkan selama ini sudah tiba ada di kamar, furla pink&celine pink. yeay!


sepertinya september bukan menjadi bulan keberuntungan gue lagi, sejak.....I've broke up. with no reason. no message. no call. yap, too much pain, gak bisa konsen di setiap kelas kuliah, makan pun kalo gak karena maag juga males, tiap sendirian di kamar tiap shalat selalu ada yang keluar dengan sendirinya dan berarti butuh banyak tissue.
I think it will never happen again to me, in fact, it happened to me, AGAIN. mungkin ini lebih parah.
rasa takut balik lagi. takut buat mulai hal baru. takut buat membuka diri. singkatnya, trauma.
orang yang kita anggap baik aja selama hampir 6bulan bisa jadi menyakitkan hanya dalam waktu beberapa hari. what do you think?
pain makes us strong. pain is a maturation. someone told me, "hidup itu perpindahan dari rasa sakit ke rasa sakit yang lain" it means rasa sakit itu wajar kan? entah dengan apapun alasannya.
tugas kita sekarang adalah move on from that pain, semua berawal dari diri kita kok, how we can survive, how we can face that all and can we.
ikhlas, itu kunci utamanya sih. apapun kalo lo ikhlas nerima dan ngejanainnya pasti akan ada aja kok keajaiban yang terjadi.


thankyou for my Dutgong, Vania, sweet banget kan editannya yang ada foto guenya ehehe
keterima jadi Kominfo di HME dan Public Relation di UKM Poros(radio kampus) juga hadiah loh. alhamdulillah:)

So, the point is, bahagia itu tergantung balik lagi ke diri kita masing-masing, karena kebahagiaan itu sifatnya ga mutlak dan yang buat ya diri kita sendiri. hidup gak seindah yang di cerita, film dan sebagainya. kita dewasa karena rasa sakit, untuk bangkita dari rasa sakit ya kita harus bahagia dan kita harus ciptain kebahagaan kita sendiri.

September 13, 2012

pink romantic

Posted by Annisa Rizki Erastiani at 6:25 PM 0 comments
hi, this afternoon was very random. since last night it felt soo random. i don't know why.
lonely? no. I just need a care. from anyone.
I miss my old life. with everyone in it. my friends, my family, my girls, my besties and my...........
okay forget it.

suddenly, I loved to see this picture. the pink one. pink flower.
it's sweet, cute, beautiful and makes me calm. pink, you're my moodbooster.
that's why i love pink too much.
when I saw pink, I thought that I'm in front of the mirror.
easy to fall but hard to find, like a pink flower. It's hard to find but I think everyone love it.

my head spinning. my ears were looking for romantic songs.
rarely, I love to heard it. I fallin' love with this lyrics,


There's something about you know
I can't quite figure out
Everything she does is beautiful
Everything she does is right

'Cause it's you and me and all of the people with nothing to do
Nothing to lose
And it's you and me and all other people
And I don't know why, I can't keep my eyes off of you
(Life house-You and me)

I'll be your strength
I'll give you hope
Keeping your faith when it's gone
The one you should call,
Was standing here all along..

And I will take
You in my arms
And hold you right where you belong
Till the day my life is through
This I promise you
('NYSYNC-This I promise to you)

This lyrics would be sweet, if the men sing this for his lovely woman with all his heart.
trust me, no one can deny,
and me too:p

September 12, 2012

Hello and Goodbye

Posted by Annisa Rizki Erastiani at 10:17 AM 0 comments
HELLO is one of my favorite words.
why? because it can make us know something new.
new friends, new life, new story, new experience and many more.
Hello, maybe it will be the beginning of an unforgettable story. in many things.
love, friendship, soul mate, co-workers or maybe enemies.
I give you an example. I met new friends. I said "Hello" and then we knew each other by small talk, joke or chat. I should know about he/she, so, I know which one should I choose to have a "story' with me. "story", I mean friendship or something more, maybe.
I found him and her.
Him, texting overnight, chatting overnight, calling overnight. Then, I began to feel comfortable to share my stories.
Her, not too often texting, sometimes chatting, never calling. But, when we met in the someplace, we talked everything, laugh in every jokes and yes, I knew that she understand my self.

GOODBYE, honestly, I hate it too much.
there are two types for me, small goodbye and goodbye for the end of everything.
Small goodbye, it means temporary. in friendship, when my friends had to go out of town to continue their studies, we said goodbye and we felt sad and maybe cried. Maybe,we would meet again in another time. So, it just called with small goodbye.
Goodbye for the end if everything, yap, I think you know what I mean. We never meet him/her again after we said "Goodbye". There are many reasons why it happened. brokenhearted, stabbed, trouble, guilty, etc.
With any kind of goodbye, there's nothing better. That's why I hate Goodbye.

In short, our life is full of those two, Hello and Goodbye.
Our life depends on how we deal with Hello and Goodbye.
Goodluck!

September 5, 2012

SEPTEMBER!

Posted by Annisa Rizki Erastiani at 8:10 PM 0 comments
HELLO SEPTEMBER! yeay! I always waiting for this month!

seneng banget udah september. dimana udah setahun juga sweet 17 birthday party and it means I'm going to turn 18. gak cuma seneng, tapi mumet juga lagi sibuk mulai penyesuaian sama lingkungan baru. kampus. kuliah. nunggu dosen. dan yang paling penting adalah.....NGEKOST
disinilah gue mulai bisa untuk NGEPEL. ini yang paling gue inget seumur hidup. padahal sebelumnya boro-boro megang kain pel. harus rajin nyapu, nyikat kamar mandi, nyari makan sendirian dan paling sedih adalah.....gue ga kenal siapapun di kosan sini. cuma ibu tetangga kamar kosan gue doang yang gue kenal dan sering ngobrol. just it.

okay. Now, let's talking about my college life.
dari awal masuk banyak dosen php, maksudnya gak masuk kelas padahal udah ditungguin lama. yang bikin gak bete karena temen sekelas gue TMJ-1 Reguler yang isinya macem-macem. ada yang petakilan, pendiem banget, lemot, suka nyanyi, suka ngelawak, hafal jadwal kereta, nempel terus sama laptop, ah pokoknya disini bener-bener ketemu berbagai karakter deh.
temen sebangku gue namanya Indah, dia dari SMK Multimedia terus ada 2 orang lagi partner yang gila, Chika sama Ocha. Chika nih jago kalo soal Web karena emang dia SMK Multimedia juga, nah kalo Ocha sama kayak gue, nyasar di kelas Multimedia tanpa ngerti hal apapun dan gaada basic apapun. senasib:')
kita kemana-mana ber4 terus. ke kantin, ke kosan gue, ke mana-mana deh. kalo udah ketawa dijamin gabisa berenti sampe sakit perut dan dipojok kelas yang paling ribut. biasanya kita ber4 pasti teriak-teriak sama 2 cowok yang ada di depan kita ber4, Denno sama Aldo.
oya, gue jadi panitia halal bihalal elektro dan gue sie dokumentasi. sempet bolak balik kampus buat rapat dan berkat ini gue jadi tau beberapa orang daari jurusan lain. doanya semoga acaranya lancar, amin:)

beralih ke masalah mata kuliah.
asli gue buta banget sama multimedia. buat liat memori laptop aja gue gatau. cuma bisa cengo ngeliatin dosen jelasin rentetan huruf, kode dan apapun. ubuntu, c++, xamp, dll apa itu semua? entahlah.....waktu yang bakal jawab.
yang menyusahkan adalah harus pake baju berkerah. ohmy! nyarinya susah. di online shop jarang banget baju berkerah gitu. di f21 sama new look ada sih tapi cuma polos. sedih ya.....
apa perlu beli collar necklace? lol.

honestly, tiap di kamar kosan sendirian, galau melanda. dengan yang disana yang lagi sibuk kuliah entah persiapan ospek atau apa yang jelas gabisa kayak dulu lagi. paitnya, dia ospek kegiatan di luar kampus outbound beberapa hari sebelum hari yang udah gue tunggu. belom lagi ada yang nakutin kalo di tempat dia kuliah banyak "ayam kampus". yang dulu sering banget ketemu, tiba-tiba kayak gini, yang pasti kaget, yap. fix. galau kambuh:")

in short, I'm trying to enjoy my new life. with everyone and everything in it.
adapt. work hard. be brave. and beauty:)

January 27, 2012

the risk from last

Posted by Annisa Rizki Erastiani at 5:30 PM 0 comments
love comes and goes by...
I really believe it
I don't have enough time to think about love
my brain is full of math, physics, biology, chemistry, try out, etc.
yap, everyday in my life full of studying and tryout
I can forget him. finally. he's bastard,sucks. I hate you,liar!
now, I just want to let my self begin a new life, without bullshit,promise.
free. open up my self for someone who loves me.
I'm lucky to having all my friends.
they made my day more.....interesting!

January 7, 2012

someone's advice

Posted by Annisa Rizki Erastiani at 3:19 PM 0 comments
time goes by and life must go on and remember tomorrow will come
yap that's right!

hidup itu butuh advice dari orang lain. bisa dari sharing atau asking someone's advice tapi ke orang yang tepat yang bisa bantu kita sesuai sama masalah kita.
tapi, gak selamanya kita harus terus follow and trust all of someone's advice. mereka hanya kasih saran and it is not 100% sesuai sama diri kita. bisa-bisa kalo kita ngikutin 100% someone's advice, kita kehilangan diri kita sendiri.
kita harus pinter-pinter cari inti dari someone's advice. kalo udah nemu intinya baru kita sendiri yang ngembangin gimana cara ngelakuinnya. of course with our own way.

kalo yang baru gue alamin sih, gue sharing terus minta advice from my soulmate. apa yang disaranin sama dia sih menurut gue bagus tapi mungkin kalo gue lakuin itu bukan gue banget.
and finally I take the point.

what we do today would have an effect for the next day.
believe it or not, it happened to me. meskipun yang lo lakuin cuma hal kecil tapi dampaknya besaaarrr banget di keesokan harinya dan percaya deh itu bakal berpengaruh sama mood di sepanjang hari itu.

listen to your heart and soul, is the key before you do anything. salah ambil tindakan bakal fatal loh akibat bakal diterima. and the important thing is all we need is something to believing.
happy saturday <3
 

POKEISES Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos