'Buat apa dipertahankan kalau sudah tidak nyaman...' begitu kata sebagian orang.
Rasa nyaman mungkin bisa diciptakan, misalnya dengan sering bertemu atau menghabiskan waktu bersama nanti akan timbul sendiri rasa nyaman itu.
But, I have my own opinion.
Rasa nyaman itu alamiah, timbul dengan sendirinya bahkan tanpa harus diinginkan atau diciptakan.
Bahkan, sudah lama kenal dengan orang tapi kalau memang tidak nyaman ya sudah beda rasanya.
Persepsi nyaman ya bisa jadi diri sendiri tanpa ada yang ditutupi lagi.
After long journey, up and down, I found it! 'Rasa nyaman'. Yes, I feel it again.
No need an effort. No expectation. It found its own way.
Sorry, correction, effort? I think I need a little effort. Hmm...sorry, I think the correct sentence is No Need Too Much Effort hehe.
Dari pertama ngobrol, rasa nyaman sebenarnya sudah bisa dirasakan kok. Nyaman itu ya kita bisa ngobrolin apa aja dari hal yang penting sampai ga penting sekalipun.
Nyaman sebenernya juga dirasain gak cuma dengan pacar doang. Hubungan pertemanan dan persahabatan pun juga butuh didasarkan dengan rasa nyaman.
Gak mungkin kita cerita/sharing dengan orang yang kita gak nyaman. Betul?
Intinya, in my opinion, kenyamanan adalah suatu hal penting yang sangat mempunyai arti dalam sebuah hubungan dan tidak bisa dipaksakan.
Have you feel it?
X O X O

0 comments:
Post a Comment